Wisata  

Inilah Bianglala Pertama di Dunia, Tingginya Mencapai 324 Meter Lho!

Bianglala

Bianglala Pertama di Dunia – Di tengah derasnya arus modernitas, kehadiran pasar malam tampaknya selalu eksis dan tidak pernah sepi dari pengunjung. Hal ini dapat dilihat dari berbagai jenis pasar malam yang dibuka di beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Tidak pernah sepi dari pengunjung dan selalu mendapatkan antusias yang begitu baik.

Pasar malam lebih banyak ditemukan di kawasan pinggiran kota. Karena pusat kota akan jauh lebih sibuk untuk mengurus pembangunan mal. Kehadiran pasar malam tentunya memberikan dampak sosial yang begitu baik bagi seluruh masyarakat. Meskipun hanya di buka pada saat malam hari, namun tidak menyurutkan minat orang-orang untuk mengunjunginya.

Hal ini justru sangat berdampak baik bagi pengelola. Mereka bisa mendapatkan omset yang begitu besar. Karena biasanya pada saat pagi dan siang hari, orang-orang banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja. Saat sore hari telah tiba, mereka akan siap-siap untuk pergi ke pasar malam pada saat malam hari.

Dengan adanya pasar malam, orang-orang dapat melepas rasa lelah akibat seharian bekerja. Para kawula muda juga dapat membawa pasangannya untuk berkencan. Sementara untuk para orangtua, dapat menemani anak-anak mereka untuk menikmati berbagai macam wahana permainan di pasar malam sembari menikmati jajanan yang dijual.

Salah satu wahana permainan pasar malam yang sangat diminati yaitu bianglala. Kata bianglala bisa diartikan sebagai pelangi yang merupakan kincir raksasa warna warni berputar yang bisa dinaiki. Biasanya sering ditemukan pada wahana permainan pasar malam dan wahana permainan pada lokasi wisata tertentu.

Bianglala Pertama di Dunia

Bianglala

Pada awalnya, bianglala pertama kali ditemukan di Chicago, salah satu kota terbesar yang ada di negara bagian Amerika Serikat. Bianglala yang ada di Chicago bernama Ferris Wheel. Ferris Whell merupakan bianglala pertama di dunia yang dibangun oleh George Washington Gale Ferris, Jr. Tingginya mencapai 324 meter dari atas permukaan laut.

Baca Juga:  Pariwisata Riau Dipromosikan Gubri pada Festival Pelancongan Negeri Melaka

Pada tahun 1893, Ferris Whell menjadi atraksi terbesar di World’s Columbian Exposition di Chicago, Amerika Serikat. Pihak pengelola juga tidak mengetahui mengapa Ferris Wheel bisa menjadi atraksi terbesar di Amerika Serikat dan mendapatkan antusias yang begitu luar biasa dari para pengunjung yang datang.

Tujuan Utama Pembangunan Ferris Wheel

Bianglala

Tujuan utama pembangunan Ferris Wheel adalah untuk menyaingi Menara Eiffel yang ada di Paris, Perancis dan akan dijadikan sebagai atraksi utama pada pameran dunia Paris tahun 1889. Ferris Wheel berputar pada sebuah roda dengan bobot 64,4 ton dan memiliki tinggi 13,8 meter.

Roda tersebut terdiri dari sebuah pipa dengan berat 40,5 ton dan juga sepasang rangka sarang laba-laba terbuat dari besi yang telah dicor dengan diameter 4,9 meter dan memiliki berat 23 ton. Tentunya pembangunannya tidak semudah yang dibayangkan. Butuh waktu yang cukup lama untuk bisa membangun Ferris Wheel, bianglala pertama di dunia.

Ferris Wheel Pernah Dibongkar Pasang

Bianglala

Ferris Wheel pernah dibongkar pasang hingga beberapa kali. Pembongkaran pertama dilakukan pada tahun 1895 di Lincoln Park, Chicago. Setelah itu dibongkar dan dibangun kembali untuk yang kedua kalinya dan sekaligus menjadi yang terakhir pada pemeran dunia 1904 di St. Louis, Missouri. Hingga pada akhirnya sejarah dari bianglala pertama di dunia ini berakhir setelah dibongkar pada tahun 1906.

Pada saat peluncuran pertama, tempat duduk untuk para penumpang memang belum dipasang. Meskipun demikian, para pekerja yang mengerjakan projek ini merasa sangat bersemangat untuk memanjat kincir dan menempatkan tubuh mereka di antara jari-jari yang ada di sekitar kincir. Banyak dari mereka yang bersorak ria ketika melihat kincir raksasa itu berputar.

Baca Juga:  Ini Lima Lokasi Wisata Recommended di Kota Bangkinang Riau

Dengan adanya kejadian tersebut, barulah banyak bermunculan bianglala di negara-negara lain untuk dijadikan sebagai wahana permainan dan juga hiburan bagi seluruh masyarakat. Contohnya saja seperti di Indonesia. Namun, bianglala paling sering ditemukan pada wahana permainan pasar malam dengan ukuran yang tidak terlalu tinggi.

Sangat berbeda sekali dengan bianglala yang ada di luar negeri. Tingginya bisa mencapai ratusan meter. Hal ini dilakukan untuk bisa menarik minat para wisatawan asing untuk berkunjung. Itulah sekilas ulasan tentang Ferris Wheel, bianglala pertama di dunia yang sudah ada sejak 125 tahun yang lalu. Semoga Bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.