Pelopor Rumah Seni di Yogya, Mark Zuckerberg Ketagihan ke Kampung Wisata Tamansari

KOLEKSI rumah seni Mbem di kampung wisata Tamansari, Yogya, karya seniman Indonesia Tri Purwanto. (Foto CIO/Adham)

YOGYA (CIO)—Kampung Tamansari adalah salah satu destinasi wisata di Yogyakarta yang memiliki daya tarik tersendiri. Wisatawan lebih senang berburu kuliner dan cinderamata daripada memasuki Water Castle.

Tamansari yang sejak lama dikenal sebagai sentra batik dan rumah seni tidak pernah sepi dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik.

Rumah seni Mbem, misalnya. Setiap hari dikunjungi wisatawan meski hanya sekadar menikmati secangkir kopi robusta atau arabica sambil melihat karya seni rupa.

Rumah seni yang berada di belakang SMP 16 Negeri Yogya ini bukan saja memajang lukisan kanvas melainkan juga seni kriya karya maestro Tri Purwanto dan seniman ternama lainnya.

SALAH satu mural di kampung wisata Tamansari.

Memasuki kampung wisata Tamansari tidak hanya disuguhi mural karya dari para seniman jalanan. Wisatawan bahkan dapat mengikuti cara membatik.

“Di rumah seni Mbem juga memberikan kesempatan bagi wisatawan yang ingin belajar membatik,” kata Edi, pemilik rumah seni Mbem, Senin (6/6/2022).

Setiap wisatawan yang mengikuti sesi belajar membatik akan dikenai biaya Rp 100 ribu sekaligus membawa pulang hasil karyanya sendiri.

Sejumlah warga mengungkapkan banyak wisatawan yang berkeliling kampung daripada masuk ke Water Casttle tidak lain karena banyak hal menarik yang bermanfaat bagi wisatawan.

RUMAH seni Mbem paling sering didatangi wisatawan mancanegara yang belajar membatik dan menikmati karya seni.

Di kampung wisata Tamansari, wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan para pembuat lukisan batik maupun kerajinan souvenir.

“Kami sangat senang kampung wisata Tamansari dikunjungi oleh banyak wisatawan,” ungkap Dona, salah satu pegiat wisata di kampung Tamansari.

Diakui Dona, masyarakat di Tamansari sangat peduli dengan kearifan budaya lokal yang turut menjaga bangunan cagar budaya.

“Jadi wajar saja jika banyak yang datang ke kampung wisata Tamansari,” katanya.

Namun, masyarakat Tamansari menyayangkan adanya penutupan salah satu destinasi sejarah di kawasan Tamansari.

Baca Juga:  Chico Aura Dwi Wardoyo Melesat ke Final Malaysia Masters 2022
BENY driver Grab paling senang menikmati secangkir kopi di rumah seni Mbem selepas mengantar tamu.

Dari Malioboro wisatawan yang hendak ke kampung wisata Tamansari dapat menggunakan angkutan umum tradisional seperti andong.

Dalam perjalanan ke kampung wisata Tamansari wisatawan akan melewati spot-spot menarik untuk berswa foto.

Sesampainya di kampung wisata Tamansari wisatawan bahkan dapat berkeliling di Kampung Fesbuk yang juga pernah dikunjungi para pemimpin negara termasuk pencipta facebook: Mark Zuckerberg. Anda tertarik ke Yogya? (Adham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *