Pelaku Usaha Rekanan Pemerintah Kota Yogya Beralih dari Offline ke Online dengan Mbizmarket

Pelaku Usaha
ILUSTRASI (Foto CIO)

CIO—Dalam rangka menyukseskan progam bangga buatan Indonesia, Pemerintah Kota Yogya bekerja sama dengan aplikasi Mbizmarket mendorong para pelaku usaha beralih dari offline ke online.

Sebanyak 120 pelaku usaha kecil menengah (UKM), industri kecil menengah (IKM), dan koperasi, yang menjadi rekanan Pemerintah setempat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) agar dapat memperluas jaingan antarpelaku usaha.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Yogyakarta, Joko Budi Prasetyo, S.T., M.M., marketplace Mbizmaket dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk Go Digital sehingga memudahkan dalam transaksi bisnis.

“Pelaku usaha dapat mengimplementasikan amanat Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di marketplace,” katanya.

Selain itu, imbuhnya, sesuai Surat Edaram Kepala LKPP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pengadaan Langsung untuk Pelaku Usaha Mikro dan Kecil para pelaku usaha Go Digital dapat memanfaatkan marketplace di Mbizmarket melalui aplikasi Belanja Langsung (Bela).

Mbizmarket adalah marketplace business to business (B2B) yang menyediakan jasa penjualan antara pelaku bisnis yang satu dengan lainnya.

Bahkan sekaligus sebagai mitra Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa dalam aplikasi Bela.

Dijelaskan, pada dasarnya, Mbizmarket hanya memindahkan transaksi antara pelaku usaha dan pemerintah secara offline menjadi online.

Mbizmarket yang sudah digunakan oleh 100 kabupaten dan kota di 28 provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia telah diambil manfaatnya oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM), industri kecil menengah (IKM), dan koperasi.

Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar pada 27-30 Juni 2022 di Ruang Truntum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, diselenggarakan oleh Pemerintah setempat melalui Dinas Perindustrian Koperasi UKM.

Bimbingan Teknis untuk para pelaku usaha itu didukung oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Yogyakarta dengan menggandeng narasumber dari Mbizmarket.

Baca Juga:  Kasda Kosong, Penjabat Bupati Kampar Kamsol Sudah Surati Kemenkeu RI

Seluruh peserta Bimbingan Teknis mendapatkan pelatihan cara menggunakan aplikasi Mbizmarket  yang diawali cara membuat akun dan mendaftar di aplikasi tesebut.

Kemudian, seluruh peserta juga diberikan pelatihan cara melengkapi informasi usaha hingga cara mengunggah dokumen.

Pelaku usaha yang sudah menjadi rekanan Pemerintah setempat juga dibimbing cara mengunggah dokumen mulai dari Surat Izin Usaha Perdagangan, Nomor Pokok Waijb Pajak, Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak, dan Tanda Daftar Perusahaan.

Dalam pelatihan bimbingan teknis, para pelaku usaha juga dapat mengunggah produknya ke Mbizmarket.

Perlunya mengunggah produk ke Mbizmarket karena Pemerintah Daerah telah menerapkan Go Digital sehingga akan mengakses aplikasi marketplace untuk membeli produk dari para pelaku usaha.

“Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara online akan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dari pelaku usaha lokal,” tutup Joko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.