BERITA  

Naya/Zahra Tak Menyangka Menjadi Unggulan Pertama Kapal Api Indonesia International Series 2022

Naya/Zahra
Naya/Zahra Tak Menyangka Menjadi Unggulan Pertama Kapal Api Indonesia International Series 2022

YOGYAKARTA(Cakrawalaindonesia.online) – Turnamen bulutangkis Kapal Api Indonesia International Series 2022 sudah memasuki babak 16 besar hari Kamis (22/09/2022) ini. Beberapa cerita menarik terjadi di gelaran yang mentas di GOR Among Raga, Yogyakarta ini.

Salah satunya adalah unggulan pertama sektor ganda putri yang menempatkan pasangan berusia 17 tahun asal Indonesia. Mereka adalah Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani yang saat ini masih tergabung di pelatnas pratama.

Naya/Zahra, panggilan akrab mereka, mengaku kaget dan tidak menyangka.

“Kaget dan tidak menyangka bisa menjadi unggulan pertama, apalagi ini turnamen level senior kan sementara kita masih junior,” kata Zahra.

“Tapi kita harus menjadikan ini motivasi, tidak boleh jadi beban. Pelatih juga selalu mengingatkan hal itu,” lanjutnya.

Naya/Zahra sendiri memulai perjuangan dengan manis. Setelah mendapat bye di babak 32 besar, mereka sukses menang di babak 16 besar melawan rekan senegara, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine dengan skor 21-19, 18-21, 21-14.

“Kalau secara individu, saya sudah merasa enak mainnya. Arah anginnya sudah bisa dikontrol, hanya tadi lapangannya agak silau. Di gim kedua kita lengah dan memberikan kesempatan kepada lawan untuk berkembang. Kita sempat unggul malah jadi kebalik dan akhirnya sedikit panik,” ucap Zahra.

“Kalau saya masih penyesuaian dengan lapangan, tadi masih banyak mati sendiri. Besok harus lebih baik. Di gim ketiga kita coba main lebih tenang dan tidak terburu-buru,” sambung Naya.

Naya/Zahra yang masuk dalam skuad Indonesia ke Kejuaraan Dunia Junior 2022 bulan depan mengatakan bahwa ajang Kapal Api Indonesia International Series 2022 ini dijadikan sebagai patokan.

“Di sini akan menjadi patokan kita sebelum ke Kejuaraan Dunia Junior nanti. Kita juga masih junior jadi coba saja di sini. Main tanpa beban,” pungkas Naya.(***)

Baca Juga:  Kemenparekraf Tekankan Prinsip Konservasi untuk Destinasi Pariwisata Alam dan Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.