BERITA  

Maraknya Pembukaan Kegiatan Ngadirejeh – Akan Jadi Agenda Rutin Warga Ngadirejo

(CIO) — Ngadirejo 12/6/2022 – Suasana Jalan raya Jumprit – Ngadirejo pada hari Minggu ini nampak berbeda dari biasanya. Jika pada hari-hari biasanya jalan tersebut cukup sepi dilalui kendaraan atau warga, pada hari ini jalan tersebut sangatlah ramai. Hal ini tidak lain karena diadakannya kegiatan Ngadirejeh untuk pertama kalinya.

Sekilas Mengenal Kegiatan Ngadirejeh

Ngadirejeh merupakan salah satu kegiatan CFD di area wilayah Ngadirejo. Meskipun kegiatan Ngadirejeh ini merupakan Car Free Day (CFD) seperti pada umumnya namun memiliki ciri khas tersendiri dan unik dari lainnya.

Kegiatan Ngadirejeh dilakukan di jalan Jumprit Ngadirejo atau di sebelah utara Tugu Geseng Ngadirejo. Kegiatan yang menutup jalan kawasan tersebut memang diperuntukan bagi warga yang ingin menikmati banyak sajian sekaligus bisa berjalan jalan santai dengan aman atau tanpa adanya lalu lalang kendaraan.

Dibuka Oleh Bapak Bupati Temanggung

Pada Minggu 12/6 kegiatan Ngadirejeh resmi dibuka. Dalam pembukaan kegiatan Ngadirejeh untuk pertama kalinya ini, Bapak Bupati Temanggung yaitu M. Al Khadziq ikut menghadirinya. Beliau membuka kegiatan dan berkunjung ke beberapa stand yang ada. Antusiasme warga tidak terbendung dalam menyambut bapak bupati tersebut.

Bapak bupati sangat berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mendongkrak perekonomian warga dan memperkenalkan potensi yang ada di Ngadirejo ke masyarakat luas.

Kegiatan Sempat Tertunda 2 Tahun

Sebenarnya kegiatan CFD di area Ngadirejo sudah direncanakan beberapa tahun silam, tepatnya pada tahun 2019. Namun sayangnya pada tahun 2020 dimana seharusnya kegiatan CFD tersebut dilaksanakan untuk pertama kalinya, terhalang pandemi.

Akhirnya pada tahun 2022 ini, pihak pemuda Ngadirejo berkoordinasi dengan desa dan Bupati Temanggung berusaha untuk membuat kegiatan ini bisa terwujud. Banyak sekali yang mendukung berlangsungnya acara ini. Mulai dari warga sekitar, koordinasi antar desa, pejabat terkait, Polisi dan lainya.

Baca Juga:  Insan Medis Berduka, Dokter Muda Dari Kampar Wafat Akibat COVID-19

Akan Menjadi Agenda Rutin

Kegiatan Ngadirejeh direncanakan akan menjadi agenda rutin dari warga Ngadirejo. Direncanakan setiap 35 (selapan) hari sekali kegiatan ini akan dilakukan. Tepatnya di hari Minggu Wage (menurut penanggalan jawa).  Baik dari warga, peserta yang ikut menyemarakan dan juga pengunjung yang datang sangat antusias dengan agenda ini.

Tujuan Utama Ngadirejeh

Tujuan utama diadakannya Ngadirejo adalah untuk meningkatkan dan mempromosikan produk-produk UMKM di wilayah Ngadirejo. Terdapat banyak jenis produk asli orang Ngadirejo yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu Ngadirejeh juga berusaha untuk memperkenalkan potensi yang ada di wilayah Ngadirejo. Misalnya saja aneka jajan khas Temanggung, jajanan unik, hasil karya, seni dan bahkan pengelolaan wisata. Dengan adanya promosi ini diharapkan baik kuliner dan tempat di wilayah Ngadirejo akan lebih dikenal masyarakat luas.

Potensi Yang Dipamerkan

Selain bisa dijadikan ajang untuk olah raga pagi. Di lokasi Ngadirejeh tersedia aneka sajian kuliner yang sangat menggugah selera dan cocok untuk sarapan. Ada pula banyak produk yang tersedia selain kuliner. Berikut ini pengenalan beberapa potensi yang diperkenalkan di Ngadirejeh:

1. Desa Wisata

Banyaknya pengunjung yang datang bisa dijadikan promosi untuk sebuah desa wisata agar jumlah wisatawannya meningkat. Ini pula yang dilakukan oleh tim dari desa Liyangan.

Tim tersebut berusaha untuk mengenalkan banyak produk dari desa wisata liyangan. Seperti membagikan brosur yang berisi produk produk khas liyangan juga memamerkan foto dari situs-situs Liyangan.

2. Aneka Kuliner Khas Temanggung

Kuliner khas atau kuliner tradisional memang saat ini sulit untuk ditemukan. Hal ini tidak lain karena banyaknya kuliner luar yang mendominasi pasar.

Dengan adanya Ngadirejeh, pihak panitia berusaha untuk memperkenalkan kembali kuliner-kuliner tempo dulu. Diharapkan anak cucu penerus generasi tidak akan asing dengan kuliner kuliner tersebut. Diantaranya seperti gethuk, jenang candil, ndang borok, cethil, dawet dan masih banyak lainnya.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-76 Momentum Anggota Polri Bersatu Laksanakan Amanat Presiden Jokowi

3. Kesenian Dan Kerajinan

Dari banyaknya stan yang ada, terdapat satu stand yang cukup unik dan menarik perhatian. Yaitu stand khusus kesenian dan kerajinan leak dan Topeng Loreng Ngadirejo.

Dalam stand ini terdapat karya karya mahar untuk pengantin dengan bentuk yang sangat unik. Seperti bentuk wayang, keris dan lainya.

4. Pengenalan Kopi Temanggung

Selain terkenal akan Tembakaunya yang sudah dikenal masyarakat Luas. Temanggung juga dikenal dengan kopinya yang khas.

Dalam acara ini banyak stand yang menawarkan kopi khas temanggung dengan berbagai Jenis kopi. Salah satu stand bahkan memberikan kopi secara Cuma-Cuma kepada setiap pengunjung yang lewat.

5. Produk Kerajinan Tangan

Terakhir, terdapat banyak produk kerajinan yang di promosikan. Seperti kerajinan tas anyaman, pakaian dan masih banyak lainnya.

Dengan pengenalan produk ini diharapkan masyarakat akan lebih mencintai dan tertarik dengan produk-produk lokal. Sehingga para pengrajin pun akan merasa terbantu.

Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

Meskipun acara ini terbilang baru dan baru pertama kali diadakan di wilayah Ngadirejo. Namun antusiasme dari masyarakat sangatlah tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung yang datang ke kegiatan Ngadirejeh.

Kedepannya, kegiatan ini akan rutin diadakan. Dan akan memberikan banyak penampilan penampilan menarik dari warga sekitar.

(***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.