Joko Intarto: Sistem Mandiri

(CIO) — Satu email saya terima sore tadi. Dari Mas Bambang dari salah satu kantor dinas di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ia hanya menanyakan peralatan video conference yang praktis, mudah dibongkar-pasang, mudah dibawa kemana-mana, tidak perlu setting, dan harganya murah.

Email serupa sering saya terima. Alhamdulillah saya selalu sempat menjawabnya satu per satu.

Email seperti itu umumnya berasal dari mereka yang tinggal di kota kabupaten yang kesulitan mencari vendor penyedia jasa video conference. Majalengka, kemungkinan termasuk dalam kriteria itu.

“Masalahnya di mana Mas?” tanya saya melalui sambungan telepon.

“Kami sudah bertanya kepada beberapa orang. Tapi saya jadi bingung. Saya malah bingung karena jawaban yang saya terima berbeda-beda,” jawab Mas Bambang dengan logat Sunda-nya yang medok.

Ada baiknya saya akan uraikan lagi prinsip kerja video conference system, sehingga bisa menjadi guidance dalam memilih perangkat yang sesuai kebutuhan. Prinsip kerja tersebut antara lain:

1. Video live streaming
Adalah kemampuan perangkat mengirimkan data video secara realtime. Alat live video adalah kamera.

2. Audio live streaming
Adalah kemampuan perangkat mengirimkan data audio secara real time. Alat live audio adalah microphone.

Baca Juga:  Bagaimana Memulai Berjualan Usaha Jamu Herbal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.