Ini Alasan, Kenapa Ketua MPC PP Rohul Akan Gelar Unjuk Rasa Jilid II

Ini Alasan, Kenapa Ketua MPC PP Rohul Akan Gelar Unjuk Rasa Jilid II

ROKANHULU(CIO) — Tuntutan belum dituntaskan dan tak ada tindak lanjut  dari Pemerintahan Kabupaten (Pemkab)  Rokan Hulu (Rohul), diperkirakan ribuan massa dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Rohul akan menggelar unjuk rasa Jilid II.

“Aksi kita gelar pada Rabu 29 Juni 2022, dengan kekuatan massa 1.100 orang,” tegas Ketua MPC PP Rohul Syahmadi Malau didampingi Ketua Koperasi Petani Sawit Karya Bhakti Sah Bela Dalimunthe, Sabtu (24/06/2022).

“Aksi tidak akan berhenti sebelum ada keputusan dari PT Torus Ganda,” kata Ketua MPC PP Rohul dengan suara lantang.

Lanjutnya, Surat Pemberitahuan aksi  dari MPC PP Rohul sudah disampaikan ke Kapolres Rohul dengan Nomor: 04/B.3/MPC-PP/ROHUL/VI/2022, Tanggal 24 Juni 2022.

“Aksi ini kita gelar, karena tuntutan MPC PP Rohul kepada Pemerintah Daerah Rokan Hulu, atas masalah Koperasi Petani Sawit Karya Bhakti dan permasalahan Lahan Agraria dari 6 Juli 2022 hingga kini belum ada tindak lanjut,” tegas Syahmadi Malau.

Masih Ketua MPC PP Rohul, aksi digelar di Lahan Koperasi Petani Sawit Karya Bhakti. “Nanti ada empat point penting yang akan kita sampaikan,” geram Syahmadi Malau.

Tambahnya lagi, aksi akan digelar secara bersamaan antara Ormas PP Rohul dan Anggota Koperasi Petani Sawit, menghentikan seluruh aktivitas kegiatan Koperasi Petani Sawit Karya Bhakti yang bermitra dengan PT Torus Ganda.

“Kemudian, meminta perusahaan menghentikan pembayaran atau hasil Petani Sawit Karya Bhakti sampai mendapatkan keputusan,” terangnya.

“Terakhir meminta kepada Pimpinan Torus Ganda membayar hasil Petani Sawit Karya Bhakti kepada Ketua Terpilih Sah Bela Dalimunthe sesuai dengan hasil Rapat Anggota Tahunan Luar Biasa (RAT LB_red) tanggal 17 April 2019,” tutup Syahmadi Malau mengakhiri.(***/PR)

Baca Juga:  Kampar Berada Di Level I, Politisi PKB Apresiasi Kinerja Tim Vaksinasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.