BERITA  

Diterjang Ombak Laut Selatan, Warung di Pantai Depok Bantul Hancur

Pantai Depok Bantul

YOGYAKARTA(CIO) – Ombak besar Pantai Depok pada Sabtu, (16/07/2022) pagi menerjang sejumlah warung di sepanjang bibir pantai.

Salah seorang saksi mengatakan air tiba-tiba datang dari laut lepas hingga menggenangi area halaman depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

“Saya sedang persiapan buka lapak di sana (depan TPI) tiba-tiba air laut sampai di sini (halaman depan TPI),” kata penjual lotis, Mardi Utomo (62), Sabtu sore.

Mengetahui air laut sampai lapaknya, Mardi kemudian memindahkan barang-barang dagangannya ke tempat aman dibantu oleh istrinya.

Kata Mardi, ombak besar yang menerjang bangunan di Pantai Depok itu memang kerap terjadi jika cuaca sedang buruk.

Peristiwa itu tidak mengejutkan para pedagang yang telah bertahun-tahun berjualan di lokasi wisata Pantai Depok.

“Ini hal biasa yang tidak hebat,” selorohnya.

Dari pengalaman yang lalu, sambung penjual rujak buah yang akrab disapa Pak Lotis, ombak setinggi lima meter juga pernah terjadi. Namun, hal itu tidak menyurutkan nelayan setempat untuk melaut.

Tapi, kali ini para nelayan beralasan tidak melaut karena cuaca yang sedang sangat buruk.

“Biasanya kalau sedang diterjang ombak besar airnya bisa sampai ke sini. Ya, seperti kejadian tadi pagi,” katanya sambil menunjuk keselamatan udara di halaman depan tempat pelelangan ikan.

Dari pantauan CIO, ada beberapa warung yang hancur akibat diterjang ombak laut selatan.

Di bagian depan, di halaman parkir kendaraan, wisatawan terus berdatangan meski sedang hujan deras.

Di depan monumen tersusun perahu-perahu nelayan yang dipindah dari bibir pantai agar tidak hanyut oleh ombak laut.

Pasca diterjang ombak laut selatan, para pedagang terlihat masih melayani pembeli meski hujan sangat deras.

Di bagian lain, tidak jauh dari area parkir kendaraan wisatawan, terlihat sejumlah petugas berkaos warna oranye tampak bersiaga.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Tetapkan Roy Suryo Jadi Tersangka 

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Kantor Pusat Meteorologi Maritim pada Jum’at (15/07/2022) telah mengeluarkan peringatan adanya bagian potensi gelombang di laut Jawa Tengah.

Peringatan itu berlaku pada Sabtu, 16 Juli 2022, hingga tujuh hari ke depan dengan tinggi gelombang 1,25 – 2,50 meter.

BMKG memprakirakan potensi gelombang tinggi yang akan terjadi dan hujan lebat disertai petir di wilayah laut Jawa.(***/Adham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.